Lomba sketsa Nabi Muhammad di situs jejaring sosial Facebook terus menuai kecaman. Tidak hanya lewat tulisan, kini muncul gerakan boikot penggunaan Facebook oleh puluhan ribu orang dari berbagai negara.
Gerakan tersebut diberi nama 'BOYCOTT FACEBOOK BECAUSE OF DRAW MOHAMMED DAY!!!'. Sejumlah peserta meyerukan agar para pengguna Facebook untuk tidak membuka laman situs jejaring sosial tersebut pada tanggal 20 Mei 2010.
Grup ini dibuat sebagai respon dari munculnya grup 'Everybody Draw Mohammed Day.' Saat detikcom mengunjungi grup boikot Facebook pada Kamis (20/5/2010) pukul 00.20 WIB, anggota yang bergabung telah mencapai 27.237 orang.
Sejumlah pesan yang berisi kecaman terhadap lomba sketsa tersebut bermunculan. Salah satunya adalah dari pengguna Facebook di Indonesia. "Semoga Allah mengampuni mereka," ujar seseorang yang menggunakan akun muslimah Indonesia.
Lomba sketsa ini muncul di Facebook sejak 25 April 2010. Kecaman pun bermunculan. Di Pakistan, pemerintahnya sudah menutup akses Facebook. Sementara di Indonesia, Menkominfo Tifatul Sembiring sudah menyurati Facebook agar menutup grup tersebut.
....milzy....
Sabtu, 22 Mei 2010
Jumat, 21 Mei 2010
BAHAYA ROKOK BAGI KESEHATAN

Setiap kali menghirup asap rokok, entah sengaja atau tidak, berarti juga mengisap lebih dari 4.000 macam racun! Karena itulah, merokok sama dengan memasukkan racun-racun tadi ke dalam rongga mulut dan tentunya paru-paru. Merokok mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita mungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya.
Saat ini jumlah perokok, terutama perokok remaja terus bertambah, khususnya di negara-negara berkembang. Keadaan ini merupakan tantangan berat bagi upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Bahkan organisasi kesehatan sedunia (WHO) telah memberikan peringatan bahwa dalam dekade 2020-2030 tembakau akan membunuh 10 juta orang per tahun, 70% di antaranya terjadi di negara-negara berkembang.
Melalui resolusi tahun 1983, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Bebas Tembakau Sedunia setiap tahun.
Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan oleh banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.
Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke, yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok, atau biasa disebut juga dengan perokok pasif.
ZAT KIMIA
Rokok tentu tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya, yakni tembakau. Di Indonesia, tembakau ditambah cengkih dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat rokok kretek. Selain kretek, tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa, dan tembakau tanpa asap (chewing tobacco atau tembakau kunyah).
Komponen gas asap rokok adalah karbon monoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen).
Langganan:
Postingan (Atom)